Header Ads


 

Warga Sinaksak Geger Temukan Jasad Pria Terlentang Di Samping Rel Kereta Api


SIMALUNGUN - Seorang pria ditemukan warga terbujur kaku dengan luka ditubuhnya, korban diduga tersambar kereta api yang sedang melintas ditempat, pada Selasa (15/08/2023) sekira pukul 08:30 WIB.


Korban mengalami luka robek yang cukup serius di bagian kepalanya dan juga kaki sebelah kanan serta  kiri yang di yakini mengalami patah tulang.


Sementara para saksi yang berhasil dimintai keterangan oleh pihak kepolisian  didapat  keterangan seputar kejadian dimaksud 


 ”Kejadiannya sekira pukul 06.30 Wib, seorang laki-laki diketahui belangan ini bernama Kevin Bagaskara Pakpahan, warga Jalan Kenanga Lingk. VIII Sinaksak, Kelurahan Sinaksak Kecamatan.Tapian Dolok,” kata Kapolsek AKP Abdulah Yunus .


Keterangan yang diperoleh Petugas Kepolisian  menyebutkan, pagi itu sebelum kejadian berdiri di pinggir rel Kereta Api seputar lokasi kejadian. Saat itu, kereta api membunyikan klakson atau tanda ada kereta api yang akan melintas, namun korban tidak menghiraukannya, sehingga terjadinya kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).


Beberapa saksi juga menyebutkan, bahwa lokasi kejadian atau TKP berada berdekatan dengan ladang korban yang  biasa korban setiap harinya berada diladang tersebut dari pagi hingga sore hari. Ucap warga 


Saat petugas Polsek Serbalawan tiba di TKP, mayat korban ditemukan di samping rel kereta api dalam keadaan terlentang dengan luka robek di bagian kepala sebelah kiri dan luka robek di bagian kaki sebelah kanan dan kiri serta diduga kaki kedua korban patah.


Personil Kepolisian bersama Tim Inafis Polres Simalungun selanjunya melakukan olah TKP usai dilakukan oleh TKP Tim Inavis Polres Simalungun kemudian membawa mayat korban ke Puskesmas Serbalawan untuk dilakukan visum luar dan menjahit luka yang menganga ditubuh jasad yang telah kaku dimaksud.


Sedang Pihak Kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa sepasang sandal jepit yang diduga milik korban merek swallow warna hitam. 


Selanjutnya  korban diserahkan kepada keluarganya, " Kendati motif kejadian masih dalam proses lidik, berdasarkan hasil olah TKP, kejadian ini dipastikan sebagai kecelakaan menyenggol kereta api. dimana Korban tersebut  tinggal di sekitar ladang dan biasanya beraktivitas di sana dari pagi hingga sore hari.


Atas kejadian tersebut Kapolres Simalungun, AKBP Ronald FC Sipayung, melalui Kapolsek Serbalawan AKP Abdullah Yunus Siregar menyampaikan himbauan kepada masyarakat.


Himbauan terkait kejadian tragis tertabrak kereta api di Simalungun:


Berikan Prioritas Keselamatan: Kepada seluruh masyarakat, prioritaskan keselamatan saat berada di sekitar jalur kereta api. Jangan berdiri atau beraktivitas di pinggir rel saat kereta api melintas.


Patuhi Peringatan Kereta Api: Ketika melihat atau mendengar tanda peringatan kereta api (bunyi klakson atau bel kereta), segera mundur dari jalur rel dan memberikan jalan kepada kereta api.


Waspadai Risiko Kecelakaan: Sadarilah risiko kecelakaan jika mendekati atau menyeberangi jalur kereta api. Jangan bersikap sembarangan atau meremehkan kecepatan dan kekuatan kereta api.


Edukasi Anak-Anak: Orangtua atau pengasuh harus mengajarkan anak-anak tentang bahaya kereta api dan pentingnya menjauh dari jalur rel. Jangan biarkan anak-anak bermain atau berjalan di dekat jalur kereta api.


Laporkan Kejadian: Jika ada kejadian mencurigakan atau bahaya di sekitar jalur kereta api, segera laporkan kepada pihak berwenang seperti polisi atau petugas keamanan kereta api.


Menghormati Peringatan dan Larangan: Jadilah masyarakat yang bertanggung jawab dengan menghormati peringatan dan larangan yang ditetapkan oleh pekerja kereta api. Ini termasuk larangan menyeberangi jalur rel di tempat yang tidak dijinkan.


Jaga Kebersihan dan Ketertiban: Selalu menjaga kebersihan di sekitar jalur kereta api, jangan membuang sampah sembarangan yang dapat menjadi hambatan atau mengganggu pergerakan kereta api.


Dani R

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar