Header Ads

 

DPW FPI Asahan Gelar Deklarasi Kebangsaan Tolak Berita Hoax dan Provokatif

ASAHAN - Ratusan massa dari Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) Kabupaten Asahan menyampaikan 5 point saat menggelar aksi Deklarasi Kebangsaan, di Alun-alun Hutan Kisaran. Minggu (16/9)

Dalam orasinya, Rudi Hartono menyampaikan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan harga mati yang harus terus dipertahankan, bagi setiap warga negara Indonesia.

Katanya lagi, untuk itu, pentingnya dengan bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sangat dibutuhkan agar terciptanya situasi yang aman dan nyaman ditengah masyarakat secara berkelanjutan.

“Kita berharap, situasi Kamtibmas dapat terus tercipta ditengah masyaakat Kabupaten Asahan ini, hingga penyelenggaraan Pileg dan Pilpres 2019, dapat berjalan dengan aman dan damai,”katanya kepada para awak media.

“Untuk itu kita mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari perbuatan-perbuatan yang bersifat provokasi, seperti berita bohong (hoax), maupun ujaran kebencian melalui media sosial, serta menolak segala bentuk isu SARA untuk kepentingan politik, karena dapat memicu perpecahan ditengah-tengah masyarakat,”lanjutnya menegaskan.

Ditambahkannya, gelar Deklarasi Kebangsaan yang dilakukan oleh DPW FPI tersebut merupakan bagian dari bentuk penguatan Kebhinekaan Persatuan dan kesatuan anak bangsa, sebagai perwujudan NKRI yang kuat, sehingga tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang berkeinginan merusak situasi kamtibmas di Asahan.

Massa DPW FPI pun akhinya membubarkan diri, setelah usai membacakan 5 pernyataan sikapnya, yakni menolak segala bentuk provokasi SARA, penyebaran berita bohong (hoax) dan uajaran kebencian melalui media sosial maupun media lainnya di kabupaten Asahan. Menolak segala bentuk isu SARA untuk kepentingan politik yang dapat memicu perpecahan masyarakat kabupaten Asahan.

Selanjutnya, meminta agar seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Asahan agar berdemokrasi secara sehat, beretika, dan bermoral. Mendukung sepenuhnya pemerintah dan perangkat negara serta seluruh warga masyarakat Kabupaten Asahan untuk memeprtahankan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI harga mati. Serta meminta kepada pihak kepolisian Asahan untuk menindak tegas kepada kelompok maupun masyarakat yang membuat kericuhan, kegaduhan, provokasi serta membuat ketidak nyamanan di Kabupaten Asahan. (net)

red/Dani R
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar