Rayakan HUT ke-38, Naposo Raja Naipospos Batam Ajak Generasi Muda Pererat Silaturahmi Sesama Keturunan
BATAM — Punguan Naposo Raja Naipospos boru-bere se-Kota Batam merayakan hari ulang tahunnya yang ke-38 pada Minggu (18/10/2026). Acara digelar di Perumahan Pandawa Asri, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, dengan suasana sederhana namun penuh kehangatan.
Perayaan HUT ke-38 tahun tersebut dibuka dengan acara kebaktian, dilanjutkan dengan potong kue ulang tahun dan makan bersama.
Mengusung tema yang diambil dari Roma 12 ayat 2 "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna" acara ini menjadi momen refleksi sekaligus penguatan persaudaraan.
Kebaktian sekaligus perayaan HUT ke-38 dipimpin oleh St P Sitorus/br Hutauruk. Acara turut dihadiri perwakilan orang tua dan juga penasehat muda-mudi, yakni Kevin Sibagariang/br Nainggolan dan Liver Gordon Hutauruk/br Simbolon, yang keduanya merupakan mantan Naposo di era tahun 2000-an.
Indra Situmeang, selaku Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Naposo Raja Naipospos Kota Batam, menghimbau seluruh anggota agar semakin mempererat silaturahmi antar pengurus dan anggota. Hal ini penting untuk menjaga dan menjunjung tinggi marwah nama kumpulan Raja Naipospos yang telah berdiri sejak tahun 1988 di Kota Batam.
"Mari tingkatkan silaturahmi kita melalui punguan ini, dan di acara ulang tahun yang ke-38 ini kita perlihatkan bahwa muda-mudi keturunan Raja Naipospos Kota Batam yang terdiri dari marga Sibagariang, Hutauruk, Simanungkalit, Situmeang, dan Marbun masih memiliki rasa kasih sayang meskipun berbeda asal kampung halaman dan agama," ucap Indra.
Ia pun berharap kepada para orang tua dari marga Sibagariang, Hutauruk, Simanungkalit, Situmeang, dan Marbun agar mendorong anak-anak mereka bergabung di Punguan Naposo. Di sana, generasi muda dapat bersama-sama belajar adat Batak Dalihan Na Tolu Manat Mardongan Tubu, Elek Marboru, Somba Marhula-hula.
"Setidaknya dalam organisasi marga inilah kita mendapatkan ilmu adat Batak, saling mengenal sesama marga, boru, dan bere. Jadi, kami sangat berharap kehadiran muda-mudi putra-putri marga Naipospos yang lahir di Batam untuk meramaikan punguan ini," katanya.
Senada dengan itu, Jepri Simanungkalit, Wakil Ketua BPH, menambahkan bahwa saat ini seluruh anggota Naposo Naipospos mencapai 80 orang. Namun, pengurus BPH berharap kepada muda-mudi Naipospos Batam yang belum mendaftar agar dapat mengunjungi sekretariat untuk bergabung.
"Semakin besar punguan ini, semakin besar pula peluang kita mendapatkan apa yang kita inginkan, karena di dalam punguan ini kita saling berbagi informasi baik itu pekerjaan, bisnis, maupun pendidikan. Harapan saya, punguan kita ini menjadi contoh bagi adik-adik kita di hari mendatang, layaknya kami saat ini yang meneruskan punguan ini sampai merayakan HUT ke-38 tahun," tegasnya.
Diwaktu yang sama, Liver Gordon Hutauruk juga berpesan kepada seluruh pengurus BPH Naposo agar tetap semangat dalam mengemban tugas. Menurutnya, organisasi punguan marga merupakan organisasi sosial yang memang banyak menguras tenaga, pikiran, waktu, dan juga biaya dalam menjalankan kegiatan sosial.
"Organisasi dapat kuat kalau pengurus BPH-nya tahan banting. Artinya, pengurus BPH adalah motornya punguan. Bila pengurus lemah, organisasi akan bubar; tetapi bila pengurus tahan banting, punguan itu akan besar. Saya selaku penasehat tetap mendukung kegiatan Naposo ini," tegasnya.
Sementara itu, Kevin Sibagariang menyebut bahwa Punguan Naposo Raja Naipospos saat ini sudah jauh berbeda dibandingkan masa kepemimpinannya. Kini, punguan Naposo telah didukung banyak orang tua dari berbagai marga.
"Dulunya, saat masa kami, kondisinya sangat memprihatinkan karena kurangnya dukungan para orang tua pendahulu. Namun saat ini saya melihat jauh berbeda punguan Naposo sekarang sudah banyak didukung orang tua. Maka dari itu, saya meminta kepada pengurus BPH dan anggota untuk merangkul atau mengajak keturunan Raja Naipospos bergabung dan membesarkan punguan ini," katanya.
Di akhir acara, St P Sitorus/br Hutauruk juga berpesan agar seluruh pengurus BPH dan anggota lebih mendekatkan diri kepada punguan orang tua. Dengan begitu, hubungan yang baik tetap terjaga, terutama dalam hal saling berbagi informasi.
Perayaan HUT ke-38 ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk membangkitkan semangat generasi muda marga Naipospos di Batam agar aktif bergabung dalam punguan menjaga silaturahmi, melestarikan adat, dan saling mendukung di berbagai bidang kehidupan.
Berikut kepengurusan BPH Naposo Naipospos boru-bere kota Batam (Periode Tahun 2025 - 2026)
Ketua : Indra situmeang
Wakil Ketua : Jepri simanungkalit
Sekretaris : Abina simanungkalit
Bendahara : Megawati simanungkalit
Ketua Humas : Kiki Simanungkalit
Anggota Humas : Aris Hutauruk, Owen Simanungkalit, Randi situmeang, Pebrianto Purba, Hingson Hutauruk, Anggiat Simanungkalit
Ketua Kerohanian : Kiki oktavia hutauruk
Anggota : Vitauli Simanungkalit, Lauren simanungkalit, Victoria situmeang
Protokol Paradat : Rosian simanungkalit.
Redaksi.




Post a Comment