Header Ads


 

Puluhan Orang Terdaftar Sebagai Bakal Calon Pangulu di11 Kecamatan Kecamatan Ikuti Seleksi



SIMALUNGUN - Sedikitnya 85 Calon Bakal Pangulu/Kepala Desa mengikuti seleksi tes tertulis dan wawancara di Aula SMA Plus Pematang Raya Kabupaten Simalungun, Rabu (01/02/2023) sekira pukul 09:30 WIB.


Kandidat bakal calon Kepala Desa ini harus mengikuti serangkaian ujian tes tulis dan wawancara, karena hanya 5 bakal calon saja yang boleh mengikuti pemilihan di setiap nagori. Setiap peserta ujian diwajibkan menjawab setiap pertanyaan yang disajikan sebagai pertimbangan penjaringan bakal calon pangulu (kepala desa). Untuk meningkatkan kapasitas pemimpin yang cerdas dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan mendukung tercapainya visi dan misi Kabupaten Simalungun.


Ketua panitia seleksi Arifin Nainggolan menyampaikan, hasil dari seleksi ini menggambarkan keberhasilan dari peserta dalam memimpin wilayahnya. Ia mengharapkan peserta yang sudah terpilih menjadi Pangulu bisa memajukan dan mengembangkan wilayahnya. Selain itu bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam melayani masyarakat.


“Pangulu diharapkan menjadi perpanjangan tangan dari pemerintah untuk melayani masyarakat,” kata Arifin Nainggolan di hadapan para peserta di Aula SMA Plus pematang Raya .


Maka dari itu, Arifin juga meminta kepada Pangulu yang terpilih nanti punya kesungguhan menyempurnakan program smart Nagori dan memiliki inovasi untuk memajukan wilayahnya, dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya serta bisa mengurangi penggunaan plastik.


Selain itu mantan Camat di beberapa kecamatan itu juga mengingatkan kepada bakal calon penghulu untuk tidak melakukan permainan politik uang. Seperti melakukan ‘kontrak politik’ dengan kelompok masyarakat.


Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagori Dina DPMPN Simalungun Sarimuda Purba  mengatakan, pelaksanaan seleksi di lakukan, mengingat telah berhakhirnya masa jabatan Pangulu di 248 Nagori yang terdapat di 32 Kecamatan di kabupaten Simalungun.


“Kita harapkan, para bakal calon pangulu mampu menyampaikan gagasan dan inovasi yang berkaitan dengan pemerintah Nagori, serta mampu melaksanakan tugas pokok apabila terpilih menjadi pangulu,” ucap Sarimuda Purba.


Sarimuda Purba menuturkan, tes tertulis dan wawancara ini terdiri 13 Nagori dari 11 Kecamatan yakni, Nagori Sitalasari 6 orang, Nagori Pematang Asilom 7 orang, Nagori Tengko 6 orang, Nagori Bandar Manik 6 orang, Nagori Pardamean Asih 6 orang, Nagori Bosar Nauli 7 orang, Nagori Saribu Asih 7 orang, Nagori Negri Dolok 6, Nagori Raja Maligas 6 orang, Nagori jawa Maraja 7 orang, Nagori Bandar 6 orang, Nagori Sukarang Bayu 7 orang, Nagori Kampung Lalang 7 orang. Sedangkan yang tidak hadir 1 orang dari Nagori Negri Dolok kecamatan Dolok Panribuan.


Dia menuturkan, berdasarkan Perbup Nagori Tahun 2022, tentang tatacara Pilkades serentak, maksimal calon kepala nagori 5 orang. “Karenanya yang lebih dari lima orang harus mengikuti tes tertulis dan wawancara,ini sekaligus untuk mengetahui kualitas calon pemimpin desa di kabupaten Simalungun,” katanya.


Dia mengatakan, untuk soal dibuat oleh panitia tim seleksi yang berasal dari berbagai unsur. "Untuk tes nya ada soal ujian tulis dan wawancara visi misi,” imbuhnya.


Salah seorang peserta yang berasal dari Nagori Saribu Asih Kecamatan Hatonduan Sahat pardede, menyampaikan motivasinya untuk maju sebagai pangulu di Nagorinya. Ia ingin memajukan Nagorinya.


“Saya ingin memajukan dan mengangkat martabat Nagori Saribu Asih menjadi lebih baik lagi,” kata Sahat Pardede yang sebelumnya berprofesi sebagai Jurnalis di salah satu media lokal di Kota Siantar. 


Dani R

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar