Header Ads

 

Pelaksana Proyek Di Simalungun "Ancam" Oknum Pewarta Yang Meliput Kegiatannya


SIMALUNGUN - Seorang pelaksana salah satu proyek milik Pemkab Simalungun mencoba menghalang-halangi pekerjaan oknum pewarta online di lokasi proyek yang dikerjakannya. Diduga perbuatan tidak menyenangkan itu dilakukan oknum pelaksana proyek tersebut karena tidak terima pekerjaannya diliput oleh media.


Dikutip dari media online solidnews.co.id, oknum pelaksana proyek itu bernama Demson Butar-butar. Proyek itu merupakan  peningkatan jalan di Nagori Huta Bayu Raja menuju Boluk.


Namun, saat oknum pewarta tersebut mempertanyakan teknis pelaksanaan proyek pada pekerja dilapangan akan pemasangan batu Padas dalam keadaan berlumpur. Tiba-tiba Demson sebagai pelaksana proyek datang dan langsung membentak-bentak dengan melontarkan nada ancaman pada pewarta tersebut.


Demson pun tiba-tiba mendatangi oknum pewarta itu, dan sempat melontarkan perkataan yang tidak sewajarnya pada oknum pewarta yang mendatangi lokasi proyek pemasangan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang sedang dikerjakan oleh rekanan CV. Teguh Suryawan dengan anggaran sebesar Rp. 777.269.900 bersumber dari APBD Kabupaten Simalungun tahun 2021 itu.



"Ahado maksudmu didokkon ho banjir, dang di Idaho lagi mardalan pompa? Hutoparido annon babami artinya : (apanya maksud perkataanmu, kau bilang itu banjir, tidak kau lihat pompa lagi jalan, kupukuli nanti mulutmu itu/red) " ujar Demson Butar-Butar dengan nada tinggi.


Tak hanya itu, Demson pun memerintahkan para pekerjanya untuk menyeret awak media tersebut.


"Seret kalian wartawan ini!!! Ini aja orang yang selalu mengganggu pekerjaanku," sebut Demson sembari memberikan perintah kepada para pekerjanya. 


Untuk menghindari terjadinya kontak fisik ,awak media langsung bergegas dari lokasi proyek dan melaporkan ke kantor pangulu (kepala desa) Silakidir, melaporkan tentang pemasangan batu tembok penahan tanah yang di atas lumpur dan penuh air tersebut.


Menanggapi laporan awak media ini yang mana masih merupakan warga setempat, Kepala Desa/Pangulu Silakkidir langsung memerintahkan perangkatnya serta di bantu oleh Maujana Nagori untuk langsung mengecek situasi bangunan. 


Editor red./tim.

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar