Header Ads

 

Tokoh Masyarakat Mencibir Miring Penghargaan Muri Bupati Simalungun


SIMALUNGUN - Terkait  penghargaan yang didapat Bupati Simalungun Radiapo Hasiolan Sinaga (RHS) dari Muri 2021, dalam program Marharoan Bolon atau " Gotong Royong " pada  pengerjaan jalan yang dihasilkan dari Swadaya Masyarakat itu sebagai hasil Program Unggulan Bupati simalungun yang baru 100 hari duduk memimpin Masyarakat Pemerintahan Kabupaten  Simalungun. 


100 hari kerja Bupati Simalungun (RHS) hannya baru mampuh mengerakan roda sejumlah pengerjaan jalan masyarakat itu pun dengan " Gotong Royong " Hingga dengan memperkerjakan masyarakat yang dikomandoi Camat ,Lurah dan Kepala Desa warga menyeka keringatnya dengan baju lusuhnya. 


Sedangkan perangkat Camat dan Lurah serta Kepala Desa, berupaya memeras otak dan sisa-sisa jemampuannya untu menyediakan  makan dan minum warganya. 


Tak hanya itu informasi yang didapat awak media online ini pun, didapat dari pengakuan salah seorang perangkat Kelurahan yang mengatakan program tersebut sebenarnya tidak pantas dilakukan Bupati Simalungun. Sebab  pengerjaan jalan atau apapun itu namanya kan ada dana Program kemana semua itu. 


Kenapa harus Camat dan Kelurahan serta Kepala Desa yang menanggung bebannya. Hingga Program itu pun mampuh memikat dan menghasilkan penghargaan muri dengan  jalan terpanjang sebanyak 317 Kilo Meter hingga mendapat penghargaan Muri tahun 2021 ini.  


Bila penghargaan didapat dari Hasil Gotong Royong, semestinya yang dapat penghargaan dari Muri itu bukan Bupati Simalungun,  tapi pantasnya ya  Masyarakat lah " ujar salah seorang tokoh masyarakat tanah jawa yang enggan disebutkan identitas menypaikan pada dimedia Online ini." Ujarnya.


DANI R

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar