Header Ads

 

Limbah Berbaya Berserakan Di Kawasan Komplek X Rumah Sakit Rhondahaeim


SIMALUNGUN -  Bangunan X Rumah Sakit Umum Daerah Pamatang Raya Kabupaten Simalungun, sudah hampir satu bulan lebih tidak lagi dipergunakan atau kosong. Selain sejumlah barang aset bangunan yang sudah hilang dicongkeli warga, limbah berbahaya seperti bekas alat kesehatan atau obat-obatan menumpuk dilokasi rumah sakit tersebut.


Sebelumnya bangunannya bagus dan juga terawat serta ramai dikunjungi warga atau pun keluarga korban  yang mau berobat atau pun dirawat di RSUD dimaksud. Kini tinggalah bangunan menyeramkan apa lagi lampu penerangan pun tak nampak hanya satu titik saja dari bangunan ATM salah satu Bank Suasta yang ada dikawasan komplek X Rumah Sakit Umum Tuan Rondhaim RSUD Pemkab Simalungun. Yang lebih tragisnya lagi libah beracun yang disinyalir bekas medis semasa Copid 19, dibiarkan beserakan bahkan anak- anak warga setempat dengan  gampang mengambil guna dijadikan sebagai alat  mainan diantaranya Jarum Suntik dan selang Inpus dan sarung tangan. 


Bahkan botol-botol tempat obat-obatan dan sejumlah bekas alat medis lainnya terlihat bertumpuk didalam karung di biarkan berserakan. 


Awalnya barang tersebut masih terlihat tersusun dalam karung dan tersimpan didalam ruangan gudang penyimpan.  Namun karena RSUD dimaksud pindah dan hanyalah bangunan kosong dan kumuh, limbah tersebut di biarkan begitu saja.


Dan pintu serta jendela tralisnya sudah dibokar entah siapa yang melakukan hal itu. Padahal sebelumnya saat rumah sakit RSUD dimaksud masi berpungsi Bangunan gudang dan mesin pelebur pun baru saja dibeli untuk melengkapi RSUD Tua Rondhaim  tersebut itu. 



Akan tetapi didugan dengan adanya campur tanga  serta ditumpangi politik RSUD tersebut dimaksud pun pindah ke wilayah Kecamatan Pane Nagori Batu XX yang tidak termasuk Wilayah Jantung Kota Kabupaten Simalungun.


 Dani R

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar