Header Ads



Sejumlah Orangtua Siswa di Simalungun Kesusahan Menyekolahkan 2 Anak di Pandemi Covid-19 Melanda

SIMALUNGUN - Sejumlah orangtua siswa mengaku sangat kesulitan menyekolahkan anak-anaknya di saat wabah Pandemi Covid-19 saat ini. Pasalnya, selain SPP wajib harus dibayarkan, mereka juga harus membeli paket online karena anak-anak mereka masih diliburkan.

"Saat ini cari uang sangat susah, mau kerja apa ?. Sementara SPP terus jalan, sistim belajar pun harus online, terpaksa harus beli paket pulsa biar bisa anak mengikuti pelajaran online." Sebut Boru Saragih, salah satu orangtua siswa yang memiliki dua orang sekolah.

Dia menjelaskan, sistem daring bukan memudahkan, malah membingungkan serta menguras dana lainnya.

"Kalau bisa uang SPP digratiskan, jadi tidak membebani orangtua untuk beli paket online," sebutnya.

Hal yang sama juga dirasakan beberapa orang tua lainnya, katakan saja Parmin. Ia mengaku bahwa pemerintahan harus memperhatikan kondisi masyarakatnya.

"Pak Gubernur dan Bupati turun dong kelapangan, dengarkan keluhan kami ini. Mau beli paket online dan bayar SPP dari mana kami ini pak," ungkapnya.

Parmin pun sangat menyayangkan sikap pemerintah yang masih meliburkan anak-anak sekolah, sementara tempat hiburan dan swalayan lainnya sudah beroperasi.

"Ada apa ini, kan kenapa tidak serentak dibuka," pungkasnya.

Editor redaksi
Liputan Dani R
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar