Header Ads



Kepala Desa Maligas Tongah Diperiksa terkait Dugaan Diskriminasi Sembako dan BLT

SIMALUNGUN, TANAHJAWA - Pemerintah  tidak main - main dalam penanganan Copid-19, terlebih lebih para pelaku pelaksana kebijakan salah satunya pemerintahan tingkat Nagori/Kepala Desa.

Wardiono selaku Kepala Desa Maligas Tongah terindikasi melakukan diskriminasi dalam pembagian bantuan sembako maupun bantuan langsung tunai (BLT) diperiksa Inspektorat. Jumat (05/06/2020) 13:30 WIB.

Kabarnya hanya karena ada permasalahan secara pribadi dan perselisihan paham dengan salah seorang warga masyarakatnya yang bernama Soni. 

Hingga dengan teganya oknum kepala Desa ini pun menghilangkan sejumlah hak -hak salah satu masyarakatnya, padahal bila dilihat secara kasat mata saja, Soni Usnadi (42) sangatlah layak untuk mendapatkan sejumlah bantuan dari  pemerintah Kabupaten Simalungun termasuk bantuan Copid-19.

Selain dirinya tinggal dirumah orang tuannya alias menumpang, kondisi pisik Soni yang mengalami Cacat permanen pada salah satu satu kaki nya terpaksa harus diamputasi akibat kecelakaan sebagai korban tabrak lari puluhan tahun lalu.

Kesal karena hak-hak nya tidak diberikan bahkan diduga dihilangkan warga tersebut, Is akhirnya mengadu pada sejumlah wartawan media diantaranya TV swasta, sehingga oknum Kepala Desa Maligas  Tongah, Wardiono kemarin Jumat (05/06) diperiksa pihak Inspektorat Simalungun yang dipimpin Loberlin Purba yang menjabat Irban IV. Namun belum diketahui kelanjutan dan hasil pemeriksaan pihak Inspektorat simalungun tersebut.

Sementara Irban IV saat dimintai tanggapannya oleh awak media ini terkait adanya pengaduan warga yang sempat  tayang di siaran salah satu televisi swasta itu. pihak Inspektorat Simalungun, Lorberlin Purba, SE. M.M melalui
Irban IV menyebutkan pihaknya akan melakukan audit kembali  terkait pengalokasian bantuan terkusus pada bantuan Kopid-19" ujarnya.

Sedangkan mengenai ada nya Mis komunikasi yang kurang baik pada seorang warga Maligas Tongah yakni Soni Usnandi dengan Kepala Desanya  Wardiono dikatakan Irban IV sudah kita saksikan bersama barusan keduanya saling bermaaf - maaf an" jelasnya.

"Bantuan sembako yang harusnya diberikan beberapa pekan lalu itu pun sudah diberikan Pangulu pada yang bersangkutan." pungkasnya.

Dani R
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar