Header Ads

 

Yayasan Faiz Al Baqarah Tiban Batam Bagi Sosialisasi Brosur Obat Penawar Virus Corona dan Sembako ke Masyarakat

Reno Ketua Yayasan Faiz Al Baqarah saat memberikan brosur dan sembako kepada satu RT di Tiban, tepat didepan kantor. 
BATAM - Pengurus Yayasan Faiz Al Baqarah Majelis Taklim, TPQ & SD Pondok Tasawuf menggelar sosialisasi pengobatan penawar/penangkal mengatasi Virus Corona (Covid-19) sekaligus membagikan sedikit sembako dan uang tunai kepada driver gojek, supir taksi online, dan masyarakat yang mencari nafkah dijalanan.

Tak hanya disitu saja, sosialisasi pembagian brosur pengobatan Virus Corona (Covid-19) itu juga masuk ke beberapa perangkat RT dan RW diperumahan. Dalam brosur penangkal sekaligus pengobatan yang dibagikan itu disebutkan jenis ramuan dan cara penggunaanya antara lain :

"Salam Keagamaan
Kami dari Pondok Tasawuf Faiz Albaqarah Tiban sudah di beritahu obat penawar dan menangkal untuk Virus COVID 19 dari tempat yang Tinggi lagi Mulia yakni : Alam Roh Nabi Muhammad yaitu:
-  5 -7 helai daun Sirih hijau
- 2 Batang serai (di ketuk )
- jahe sebesar ibu jari (diketuk)
Caranya:
Rebus 3 bahan tersebut dalam 2 gelas air, didihkan sampai mendidih hingga menjadi 1 gelas.
Dikonsumsi rutin 1x dalam 1 hari, tiap-tiap orang setengah gelas saja.
Boleh di minum antara pagi dan malam, insya Allah boleh jadi obat dan penawar.
Catatan:
1.Tidak ada unsur paksaan dan bujuk rayu dan ini boleh di amalkan bagi saudara yang sudi saja.
2. Banyakan insaf, istighfar dan Muhasabah diri, akui ke AgungaNya.. atas ijin Dia juga penyakit ini turun, ditangaNya juga segala obat.
3. Tetap ikuti arahan pemerintah untuk aturan-aturan yang sudah ditentukan.
4. Ini semua tak ada maksud yang bukan-bukan melainkan Lillahita'ala.
Dan sosialisasi pembagian brosur itu dimulai pukul 09.00 Wib sampai 15.00 wib dan dimulai dari sekitar kantor Yayasan Faiz Al Baqarah berlanjut sepanjang jalan Tiban menuju Jodoh, Nagoya, Daerah Batam Center mulai dari jalan Bandara, Meditrania, Cikitsu, Uniba, Panbil Mukakuning, Batu Aji dan Sagulung sekitarnya.

Reno selaku ketua yayasan Faiz Al Baqarah mengaku bahwa bakti sosial yang dilakukannya bersama pengurus yang lainnya adalah bertujuan untuk mengenalkan pada masyarakat luas tentang penangkal dan pengobatan Virus Corona (Covid-19) yang saat ini melanda Pemerintah Indonesia khususnya kota Batam, dan apabila berhasil bisa meluas keseluruh Dunia.

"Dana yang kita salurkan sebanyak Rp 70 juta. Kita ingin memperkenalkan penangkal dan Obat Virus Corona ini kepada masyarakat Batam, bagi orang yang belum terpapar ini juga dapat menjadi penangkal Virus Corona. Selain mensosialisasikan ini, kita juga berbagi sedikit sembako pada masyarakat yang kurang mampu seperti pemulung, penjual koran lampu merah, tukang sapu jalan, pedagang pinggir jalan, tambal ban, tukang parkir " Ujar Bpk Reno, Sabtu (18/4/2020) di kantor Yayasan Faiz Al Baqarah.
Reno menjelaskan, sosialisi penangkal/penawar sekaligus obat Virus Corona yang dilakukannya itu sudah mendapat restu atau izin secara lisan dari Wakil Wali kota Batam Amsakar Ahmad dan Sekda kota Batam dan atas sepengetahuan Bpk Walikota Batam Dan Ia berantusias kedepannya pengobatan dengan menggunakan ramuan yang dibagikannya itu bisa dapat berguna dan menyebar ke seluruh Indonesia dan internasional.

"Kita juga sudah memberitahukan pengobatan ini pada Presiden RI melalui email, dan pada tanggal 13 April 2020 kemarin, kita pun sudah langsung menemui pak Amsakar Ahmad wakil walikota Batam dan Yuspa Hendri Sekda Kota Batam, beliau menyarankan pada kita, silahkan sosialisasikan pada banyak masyarakat," sebut Bpk Reno, meniru perkataan sang Wakil Walikota Batam dan Sekertaris daerah Pemko Batam itu.

Menurut Reno, atas intruksi Wakil Walikota dan Sekda kota Batam itulah mereka pengurus yayasan Faiz Al Baqarah menggelar sosialisasi tersebut, agar penawar dan obat Virus Corona (Covid-19) dalam brosur itu dapat berguna sebagai pemutus mata rantai virus corona. Ia pun berharap semoga sosialisasi yang baru saja dilakukan itu dapat langsung dipraktekkan sehingga bermanfaat bagi masyarakat untuk memutus mata rantai pemafaran virus Corona (Covid-19).

"Harapan kita kedepannya, semoga pengobatan ini dapat diketahui oleh masyarakat kota Batam dan menjadi informasi bagi seluruh masyarakat Indonesia dan Dunia. Kita juga akan melanjutkan sosialisasi ini hingga besok Minggu(19/4/2020)," tutupnya.


Editor redaksi
Liputan don.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar