Header Ads

 

Kapolda Sumut : Keluarga Pengguna Narkoba Juga Bisa Dijerat Pindana, Jika Tidak Melapor

foto Istimewah
MEDAN - Ditresnarkoba Polda Sumut berhasil mengungkap kasus jaringan Internasional. Kinerja jajaran Polda Sumut layak diacungi jempol, karena pengungkapan itu berlangsung selama tiga hari yakni dimulai pada 19-22 Agustus 2018. 
Dengan barang bukti sembilan kilogram narkotika jenis sabu dan menangkap enam pelaku dalam kasus tersebut.
Sebagai bentuk perang terhadap narkoba, Polda Sumut mempunyai cara tersendiri untuk memberantas narkoba. Polda Sumut menggelar sayembara menangkap dan melaporkan pengguna narkoba.
Kapolda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto mengatakan masyarakat yang belum terkontaminasi dengan narkoba agar jangan mencoba-coba.
Sedangkan warga masyarakat yang sudah terlanjur terkena narkoba dan kecanduan, agar segera menjalani proses rehabilitasi untuk pemulihan.
Bahkan Agus mengatakan warga yang melindungi salah satu anggotanya yang terkena narkoba dapat terancam di pidana.
"Makanya sebelum ditangkap, jika ada anggota keluarga yang sudah kena narkoba segera rehab biar pulih," kata Kapolda Brigjen Pol Agus Andrianto di RS Bhayangkara, Jumat (24/8/2018).
"Kalau tidak dilaporkan, keluarganya juga bisa dijerat pidana. Itu sudah ada undang-undangnya,"
Sementara itu, Dir Narkoba Polda Sumut Kombes Hendri Marpaung mengatakan sayembara ini tidak hanya bagi polisi, sayembara ini juga berlaku untuk masyarakat yang dapat menginformasikan atau menangkap pelaku narkoba ke Polda Sumut.
"Kita akan melakukan sayembara khususnya kepada seluruh masyarakat di Sumut, apabila ada masyarakat atau anggota kepolisin yang bisa memberikan informasi," katanya.
"Ataupun bisa melakukan penangkapan atau menyerahkan kepada petugas maka akan diberikan reward atau hadiah bisa dalam bentuk penghargaan atau bentuk lain," 
Lebih lanjut, Hendri menyebutkan langkah ini dilakukan sebagai wujud meningkatkan peran aktif masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba.
"Karena kepolisian butuh informasi itu, terlebih narkoba adalah musuh kita bersama," tegas Hendri.
Sumber Tribun-medan.com
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar