Header Ads

 

Satu Korban Terjun Bebas di Sungai Tonguran Akhirnya Ditemukan Setelah Enam Hari Menghilang

SIMALUNGUN : Setelah enam hari menghilang Mahala Nainggolan (53) salah satu dari dua korban yang terjun bebas ke Sungai Bah Togur pada Sabtu (16/12/2017) lalu ahkirnya ditemukan tersangkut disebatang kayu di seputaran Sungai Bah Tonguran, Kamis (21/12/2017) sore.

Penemuan Jasad Mahala Nainggolan tersebut berjarak sekitar satu Kilometer dari TKP ditemukannya jasad Martua Sitinjak pada Senin (18/12/2017) lalu dan telah dikebumikan oleh keluarganya.

Keberhasilan dalam pencarian korban yang ditemukan setelah enam hari itu dilakukan oleh tim gabungan dari Warga bersama perangkat pemerintah setempat,Ketua  Karang Taruna Jefry Gultom beserta Personil TNI dari Koramil 10 Balimbingan dan Personil Polsek Tanah Jawa. Bahkan 12 Paranormal atau yang dikenal sebagai Datuk dipanggil agar segera dapat menemukan korban tersebut.

Pencarian Korban tersebut juga menelan biaya Rp 15 Juta dan dana itu berhasil dikumpul dari bantuan swadaya masyarakat sekitar Pangulu Nagori Tanjung Maraja Marasik Manik dan Ketua Karang Taruna Jefri Gultom.

Sementara itu Jefri Gultom mengatakan bahwa indentitas korban Mahala Nainggolan ternyata tercatat sebagai PNS dikantor  UPTD Huta Bayu Dinas PSDA Kabupaten Simalungun.

"Korban Mahala Nainggolan sendiri merupakan PNS di PSDA huta Bayu"  Ujarnya kepada awak media.

Jefri juga menyayangkan ketidakhadiran Basarnas dalam pencarian korban Mahala Nainggolan yang sudah 6 hari dan telah menelan dana lebih kurang 15 juta yang dikumpul dari swadaya masyarakat dan bantuan pribadi ketua Karang Taruna serta Pangulu Nagori Tanjung Maraja Marisi Manik.

"Sayangnya Anggota DPRD Pemkab Simalungun juga tidak tampak dalam penemuan korban kedua yang jatuh ke dalam sungai bah tongguran" Pungkas heran 

Editor : Jht.
Pewarta  : Benhard Sinaga
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar