Header Ads

 

Angin Puting Beliung Hantam Puluhan Rumah di Tanjung Uban

KEPRI, Tanjunguban - Sebanyak 24 KK menjadi korban angin puting beliung yang terjadi di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Tanjung Uban Kota, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (11/08) sekitar pukul 11.00 WIB.

Angin puting beliung yang menghamtam rumah warga, berlalu begitu cepat sehingga warga yang rukonya terkena angin tersebut hanya merasakan seakan mau terbang.

“Sebelum angin itu menghantam, terdengar suara gemuruh seperti mau hujan dan diikuti angin yang kencang berputar di atas rumah saya, sehingga atap rumah saya berterbangan,” ungkap A Ui saat dikonfirmasi, Kamis (11/08) salah satu korban.

Tidak hanya Nyoya A Ui yang merasakan hal tersebut, warga lainnya, Eci juga mengalami kerusakan bagian atas rumahnya (atap) yang hancur dihantam angin puting beliung.

“Saat kejadian, selain angin kencang yang disertai turunnya hujan lebat, juga terdengar suara gemuruh dan getaran rumah,” kata Eci.

Pada saat itu, kata Eci, dirinya hanya mengetahui kondisi hujan dan sedikit gelap yang disertai angin kencang. Selanjutnya terdengar suara gemuruh serta dentuman seperti ada yang meledak di belakang. Karena kejadiannya sangat singkat, dan setelah dicek ternyata sejumlah rumah atap miliknya sudah menghilang dibawa angin puting beliung.

“Setelah gemuruh, hujan disertai angin kencang, tiba-tiba saya lihat atap rumah sudah hilang terbawa angin,” kata Eci.

Sementara itu, Lurah Tanjung Uban Kota, Suharti membenarkan adanya angin puting beliung yang menghantam sekitar pelantar dan pasar lama Tanjung Uban. Angin puting beliung tersebut mengakibatkan belasan rumah warga rusak parah dan ringan.

“Belasan rumah yang mengalami kerusakan dua di antaranya mengalami rusak parah. Kita masih melakukan kroscek mengenai jumlah resmi dan pemilik rumah yang mengalami kerusakan,” ungkap Suharti.

(sumber Keprinet.com)
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar